20120424

once upon a domo


GBye

Morning Bloggy :]


Maaf deh selama ini saya ngilang hehe. Tau kenapa? (pasti enggak). Jadi gini, sebulanan lebih terakhir ini saya sedang menetap didunia nyata untuk mempelajari apa itu cinta. Haha just the way I'm :D.

Okay. Anda boleh sebut saya abal. Boleh sebut saya sok. Apa ajalah. Yah. karena memang saya pantas mendapatkan julukan 'terhormat' itu hoho. Ewwh~ mulai dai mana yaa ?
BEGINI
Inget Monster Kue ? yah beberapa post saya bahas dia. Bloggy........
I'M BR0KE WITH HIM !!!!!!!!!!! hahaha

The REASON is very SIMPLE :)
Saya pernah bilang kalo jodoh nggak kemana kan ? Kayaknya perlu ada ralat deh ^^ Well, emang sih kalo udah BEDA ya emang ga bisa dipertahankan. So, SAYA MEMANG SALAH. Saya bukan salah mencintai orang, tapi saya salah memutuskan sebuah tindakan yang sekarang jadi fatal karna ahirnya nggak ada yang bahagia :3

OK All :mumumumu

Jika Adele bilang never mine i'll fine someone like you. Kalo aku sih NGGAK AKAN MAU MENEMUKAN ORANG MACAM KAU LAGI. Haha XD serius men X) ini bener. Cuma ngasih tau saja yaa : jangan pernah ikutin jejak saya deh :0 kecuali anda punya hati setegar batu karang XD 

Thanks :)




#Menagis adalah cara paling ampuh untuk meredakan rasa sakit. Jadi bila kau sulit menangis saat jantung itu terluka, aku mengerti betapa sakit rasanya.

GB<3CBHRP
 

20120403

ingat, duniamu tak lebih besar dari tempurung kelapa itu. this note to MAMD

bam

Kalo ada pernyataan

Saya lebih suka berada dalam suatu golongan dimana saya lebih dianggap ada dan dihormati dari pada berada dalam suatu golongan yang tidak mengganggap keberadaan saya. Serius, saya lebih memilih pernyataan pertama. Saya seperti itu. Saya lebih giat bekerja pada golongan pertama. Karna begitulah manusia.

20120317

Vila Kokoh di Era Senja

vila kokoh di era senja


ini tentang vila itu yang berdiri kokoh di pojokan lereng itu

bangunan besar gaya victoria yang bagus, menurutku

jatuhnya puing

jadi reliku dalam sulaman jantung yang bergema

jatuh dalam bayangan angin tak berpaling pada air jernih didalam, hatiku



vila kokoh itu terus mengundangku masuk

semakin kedalam semakin betah, siapa yang ingin pulang?

tetap pada lingkaran itu dan tak pernah kembali dalam jalan nyata



vila kokoh itu mengingatkan aku pula,

pada hari senja, pada hari senja ketika raga ini tak sanggup lagi berkelit, berlari dari jalan nyata

cahayanya bagus, bagus sekali

menyilaukan segalanya, mengingatkan aku tentang segalanya, yang nyata.



vila kokoh di era senja,

tak akan sekokoh dulu semasa muda


Mirta dengan cinta,