20121101

Beri Aku Satu Kata: Bayang


Rona itu temaram dalam lampu hijaun jin parsi
Matahari mencoba membunuh ilham yang datang dari alam rindu
Dan ketika suatu hari kedatangan kamu, 
Raja di raja malam akan mengamuk
Musnahkan cahaya bulan dan berlari menyembunyikan aku

Mengapa bulan dipenuhi titik?
Keemasan dalam segala gurauan
Kemudian kamu terbang kembali dalam mensin waktu. Jaman ini
Ketika matahari terbit sesuai dongeng masa mudaku
Mengapa pengecut?
Tertawalah sesukamu.
Cahaya bulan perlahan hilang. Ya, yang tadi hilang hanya bayangan

Hilang berupa bayang-bayang.
Sekarang? benar-benar hilang
bayang,
bayang,
bayang,

Hilang



Hai Hilang

Kicauan Bang Iman Usman : Kicauan Malam

Posted: September 24th, 2012 | Author: Muhamad Iman Usman
 

Aku ingin tak naik pitam pada yang hitam, tapi tak juga mengalah pada yang bersalah.

Aku ingin tak cemburu pada yang diburu, tak juga buta pada batu permata.

Aku tak ingin murka pada yang diterka, tak pula jadi hakim pada yang dzalim.

Aku ingin gembira meski sengsara, aku ingin jera pada lara.

Mereka yang melepas pilihan besar (yang dikonstruksikan umum), mungkin melepasnya 
hanya untuk satu alasan sederhana: menjadi bahagia.
Bahagiaku bukan bahagiamu. Sesederhana itu, yang tak kunjung kau sadari jua. 
Tapi bagaimana jika bahagiamu adalah bahagiaku?

Kau pikir, lakumu, satu, dua, atau tiga kali, hingga jadi kodratmu. Mungkin ia benar, consuetudo altera natura est.
Kau bilang kau datang untuk bahagia. Kau bilang kau datang untuk sebuah makna. Hanya kau yang paham, akupun tidak.
Kadang kau menahan untuk apa yang kau sebut dengan kesempurnaan. Kau diam sejenak, hingga kau tak sadari renta pun tiba. Kau yang paham.
Kau tunggu momentum, meski semuanya telah berdentum, dan dipangkuanmu ada sekuntum. Untuk kesempurnaan katamu. Kau yang paham, akupun tidak.
Dalam diammu, aku berpikir aku telah kehilangan sedetik, atau mungkin sehari, atau selamanya? Diem perdidi.
Aku mencintai sastra bukan karena ia memuaskan hasratku akan kata. Hanya karena ia membuatku menjadi aku, dengan sederhananya.
Entah Aku yg mana. Yang tak sempurna dan lupa diri, hanyut dalam lakon-lakon dan topeng berbagai rupa, atau yg mana. Aku menjelma jadi Aku.
Kuakhiri lakon ini, lalu kutatap cermin, kuhadapi musuhku yang baru. Di depanku. Entah lakon apa lagi. Aku.

                                                                           Dalam kicauan di dunia maya, 22 Agustus

20121028

Pertanyaan Teh Paradoks Inti


















Ambisi

Hanya sampai disitu?

Dimana saja tidak masalah tapi bagaimana jika semua itu mimpimu?
Menenggelamkan mimpi tak semudah yang kau tau. Ah kau tak tau. Kau tak punya mimpi.
Mimpi, heroin merekku sendiri. Aku bisa buta bila tak bermimpi.

Sabar kata mati

Berputar menjadi yang bukan kita untuk kembali menjadi diri kita lagi. Mengapa harus berputar. Dan, dimana celah?

Klise

Tiga itu malapetaka, angka delapan yang terbuka.
Tiga penuh rahasia. Dimana kau tak pernah bisa menerka, apa lagi? Aku bicara akan mimpi

Hari ini hari apa? Entah itu 3 atau 13 kejutan besar setiap proklamasi diperingati. Jumat.
Hari itu, pada 23 bulan ini aku menanti rahasia besar.

Aku tak menantang Tuan
Aku hanya menanti Walau aku tak suka kejutan.

Hei Aku lupa. Ada penutup bernama manis akhir bulan ini/ Tiga puluh

Kau tau atom. Punya inti dengan jutaan molekul penyusun. Elektron saling mengikat, merapat dan satu.
Semuanya berpengaruh? Tidak. Ada kasta didalamnya. Lihat semut. Jika kau bisa menjadi ratu mengapa harus memilih prajurit? Jika kau bisa menjadi prajurit mengapa harus pekerja? Entah. Aku paham kisah ini tapi..

Aku bisa mengemis. Aku bisa mempertanyakan. Aku bisa menghancurkan semua sekalipun aku akan binasa!
Tapi, tapi, tapi.. Argh!

Mengapa?

Mimpi buruk itu tiba. Tepat tanggal tiga. Dimana semua asa, hilang sirna. 
Maju? Melanjutkan? Mundur? 
Untuk apa kau bersusah payah Kamu hanya elektron. Kamu bikan inti. Keberadaanmu mudah diganti. Kamu bisa mati kapan saja! Inti itu abadi. Kamu kacung!

Kamu hanya pekerja, hidup mati hal biasa.
Bagaimana lagi mengungkap kata-kata? 

Aku hanya kecewa


Kuteguk teh terakhir yang menggurui. Habis sudah.

Pekat


20121027

Tentang Hiatus




Hiatus.


Artinya apa saya tidak tau.
Terlintas begitu saja. Dan, mejik! kakek serba tahu abad 21 tiba-tiba menyodorkan ini pada saya :

Hiatus berasal dari bahasa Latin, yakni hiatus, artinya sebenarnya adalah gap atau jika diartikan dalam Bahasa Indonesia setara dengan celah, atau renggangan. Namun jika dilihat arti gap dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) terbitan Balai Pustaka tahun 1989 maka gap diartikan dengan degap, jantung berdebar, atau bunyi meja yang ditepuk.

Mungkin ini. Rasa yang nyata dan kasat mata. Ada tanpa bisa dijelaskan. Renggang, celah. Antara siapa (you-know-who) dan saya. 
Kami jelas terhubung. Kami sadar akan hal itu. Tapi ada jarak, saya sadar. Entah untuknya.

Dengarkan lagu ini :  

Julie Deply - An Ocean Apart

Sounds good. But wait, Ocean Apart? 
Mereka tidak benar-benar berpisah, I guess 
Ombak boleh pecah untuk bergulung lagi.
Air laut boleh berganti nama jadi danau, sungai bahkan got.
Tapi toh mereka tetap satu. Setidaknya, kesatuan yang terpisah secara visual saja.

Well, sepanjang itu aku mencoba menggambar apa yang di sebut "kita" hubungan "kita" yang persisnya disebut ikatan.

Lagi-lagi, Hiatus.

Dapat dairtikan menjadi 'degap, jantung berdebar'
Begitu kita saling terkoneksi. Ha-ha
Mungkin saya terlalu berlebihan. Bagaimana mungkin teori renggang yang susah payah dikukuhkan, pecah begitu saja oleh teori kedua? lalu mana yang nyata?







Kongruensi

Jarak yang sebenarnya terasa dibuat manusia malu-malu
Suatu saat dia akan mengerti apa itu dihargai
Aku ingin menemuinya lain waktu, 
mengajaknya bicara akan detik berharga yang tak kumiliki 
Menyadari akan degup serupa lem. Lengket. Penghubung renggang Aku dan Kamu. Egois Kita




Yah, itu Hiatus versiku. 
M

A Tribute to; RNA & AN



Hi Guys, I just wanna post my collage. Yea, that under me and my besties insta-photo. Gorgeous right? xixixi I made it my self #DIYProject :D

Mungkin naif bagi kebanyakan orang untuk mempertanyakan kesejatian seorang teman. But not for me. Being nerdy and the-unwanted-people at juniorhighschool (too much :p) merupakan pengalaman besar dalam sejarah psikis semua orang. Sehingga punya secuil asa untuk memiliki real-friends seperti mereka membuatku bersemangat dan sangat menyayangi dunia kecil ini :) Walau, keseharusan memang membuat remaja modern kebanyakan datang dan pergi begitu saja. Yaa ironi memang.

Banyak massa datang ketika butuh bantuan
Dan saat penyuplai butuh timbal balik, mereka menghilang

Ukiran bodoh yang pernah menjajah kepala saya. Menekan seorang kesepian ini untuk semakin ditelan sang-sendiri. Tanpa teman. Egoisme menggerogoti 2 tahun belakangan. Mode aku-bisa-mengerjakannya-sendiri dan aku-bisa-sendirian membuatku semakin terkucil. Semua itu jelas menyulitkan setiap gerak dan tindakan yang diambil walau benar. Membuat siapa saja manusia kesepian yang punya ambisi besar akan terjatuh keras sekali bahkan saat sedang di daratan terendah sekalipun. Dibawah dan dihantam-kan. wow.


Sekarang?
Bumi yang kupijak sama rata. Rasanya
Ada udara yang bisa saya hirup. TIdak tercekat seperti sebelumnya.
Mereka mencoba mengungkap siapa saya.
Mencari apa yang saya pikir bisa lalui sendiri.
Mungkin sekarang lalu lalanglah kamu hai, eksplorer
tapi, ijinkan pribumi ini berterimakasih.
Anda semua telah memperkenalkan saya pada dunia nyata,




Regret
Radiculus-Wreid-Sista

20121025

Oh, Mata indahmu


Tak ada yang lebih menyenangkan selain menatap matamu lama-lama. Mata teduh menyenangkan. Pupil hitam yang membesar ketika kamu sedang bahagia. Dengan bulu-bulu mata yang panjang juga lentik.

Aku berpikir dan mengulang kembali. Apa yang biasanya membuat aku jatuh cinta. Bagaimana biasanya aku jatuh cinta. Perasaan seperti apa yang aku punya ketika aku jatuh cinta.
Yang aku tahu selalu ada perasaan menggelitik yang muncul di hati ketika melihat bagian tubuhmu yang satu itu ... ya matamu.

Sederhana sekali jatuh cinta itu ternyata. Kadang ia datang tanpa gejala. Diam-diam seperti pencuri. Lalu kamu akan kaget, karena ternyata mereka telah ada di sana. Diam-diam menguasaimu.

Hari itu kita bertemu di tempat yang sama. Seperti biasa aku dengan buku-buku. Kamu dengan senyum khas dan matamu. Ah, matamu lagi. Aku suka sekali matamu. Kita tak mengobrol banyak. Aku terlanjur tergila-gila. Denyut jantungku tak menentu. Aku tidak bisa menahan senyum yang muncul terus-terusan di wajahku.

Senyum jam sembilan lebih lima belas menit. Begitu lebar. Pipiku mulai panas. Memerah sedikit.

“Jangan lupa nanti malam. Tepat jam 9. Di tempat yang sama.”

Isi pesan darimu yang kamu selipkan di antara buku-buku yang aku baca.

Hatiku berdetak kian kencang. Riang sekali. Karena malam ini kita akan bertemu. Dan kelanjutannya apa ya? hatiku begitu senang. Kali ini aku akan memiliki dirimu utuh. Memiliki matamu utuh lebih tepatnya. Memikirkannya saja buat hatiku bergetar sangat. 

Jarum suntik. Sarung tangan plastik. Beberapa obat penenang. Semoga tidak ada yang terlewatkan. Kali ini semoga aku tidak melesat.

Demi kelancaran pertemuan kita malam ini. Aku memeriksa kembali isi tasku dengan seksama. Sebelum menarik resleting tasku.

20120630

reboot

Hanya butuh re-make. atau akan tetap usang seperti sekarang. jadi tolonglah bantu aku dengan segala erangan. dari pagi hingga siang.

20120524

Hujan Januari

Hujan di bulan Januari itu aku.
Bersikeras menjatuhi kamu yang kini menanti cahaya.

Lalu aku marah. Menyusup di gumpalan awan, membuatnya hitam.
Kemudian menciptakan kilatan-kilatan serta halilintar, membanjiri kamu dengan tangisan.

Hujan di bulan Januari itu aku.
Tak diharapkan lagi datang, tapi tetap tegas menantang.

Aku terlalu takut kamu beyemu sinar, yang akan membawamu pada panas berkepanjangan.
Dan aku menggelegar, sampai khatulistiwa di nadimu terbakar.

Hujan di bulan Januari itu aku, yang merajuk karena cemburu.
Rasa yang turun rintik-rintik didadaku, menjelma deras saat kamu tetap membatu.

Jika kau lihat hujan deras diluar sana, itu adalah rinduku yang tak kau tengok kala gerimis..

Human (One) Ksatria

Melihatmu pergi dengan mudahnya meninggalkanku, 

Kamu memaafkanku tapi Aku tau kau tak akan pernah lupa

akan kesalahan fatal yang terlah terjadi. Aku.

Membuat cerita kosong berisi bualan malu, dahulu. Sudah lama Sayang

tapi rasa itu membeku

Hina. Sampai saat ini. Hina

Aku ingin kamu memaafkanku dengan sungguh-sungguhnya maaf

Aku ingin kamu kembali pada imaji kita dulu, 

Aku mohon karna kamu pujangga pertama dalm hidupku

Dan aku inginkan kamu untuk yaang terakhir.

Aku mohon maafkan aku, kembali padaku

Aku Sakit parah, jantungku terluka


Tanyakan padaku rasa sakit itu, kembalilah padaku seperti tiga tahun lalu Ksatria

Cahaya menunggumu,

Aku Itu

Apa perasaanmu ketika tidak diinginkan di berbagai sudut?
Menjadi barang haram di berbagai benua?
Menjadi pantangan yang patut di hindari?
Menjadi segalanya yang perlu diabaikan, dan itu..
AKU

Setidaknya itu perasaanku.

Loyal bukan Rich




Kamu nggak perlu cari rich man. Kamu hanya perlu cari yang loyal. Bukan hanya loyal masalah materi, segalanya terlebih masalah hati

Salah sati kutipan yang beberapa hari yang lalu saya dengar. Mungkin terdengar sedikir abal memang. Namun merurut saya kutipan ini mengena. Langsung pada intinya *curcol.
Hahaha yah, buat apa saya tertarik pada satu kutipan kalo memang nggak sesuai dg hidup sndiri. Yes, itu pengalaman saya kalo boleh dikata . Oleh karna itu, saya ingin membuat kutiipan tsbt mjd sebuah cerita pendek. Yang tentunya, menjadi kisah nyta saya hihi

Here..

20120522

Aku Selalu Suka Hujan

 Ah hujan. Aku selalu suka hujan. Hujan itu waktu yang tepat untuk melamun. Melamunkan bulir-bulir kenangan yang turun bersama air dari langit.
Hingga akhirnya gravitasi membuatnya menghujam tanah, bentuknya seperti jarum. Begitu terasa menusuk dan sakit walau sedikit. Membuat terhenyak walau sejenak.
Seperti biasa. Aku melamun duduk di sofa, menatap kaca jendela, tepat didepannya, menyaksikan air turun menyusuri. Bagai melihat sebuah film, film berjudul namamu. Semua hanya wajahmu yang terproyeksikan.
Hingga akhirnya hujan reda, yang tersisa hanyalah hujan yang baru. Dimataku,  karena rindu.
Bagaimana mungkin hadir lagi pelangi dihati yang basah ini? Sedangkan kamu, sang mentari, pergi dibayangi awan kelabu penutup mimpi. Kembalilah.... Buat mataku berwarna lagi.

Abal #Abikan


 “Ini bukan puisi, juga bukan ilusi. Ini adalah sebuah catatan hati. Berupa celoteh sehari-hari. Berceloteh seperti bayi. Ya, ini adalah sebuah Diary”
 
Ini bukan sepuluh hal tentang saya. Namun, hanya sekilas di kepala saya tentang saya saaat ini.
Hei, saya seorang remaja yang labil bukan?
 
1.       Dimatamu *** kukira, semua yang kuucap terlihat pedas. Kelihatannya sih. Haha
2.       Saya suka memainkan kata. Terutama, jika seseorang larut dalam cerita saya. Apalagi     lebih dari satu orang yang hadir dan mencoba usil dengan imajinasi saya. Hwaha. Sekali lo masuk lo nggak bisa keluar !
3.       Semua orang bilang, saya adalah seoarang dengan egoisme yang tinggi. Namun, mereka tak tahu. Menurut saya egoisme dan idealisme terpisahkan oleh selaput batin  yang sangaat tipis.
4.       Faktanya. Saya sangat sulit sekali (haha over) membadakan antara dunia nyata dan khayalan (penyakit memang).
5.       Secara nyata. Saya memang seorang yang keras kepala a.k.a teguh pendirian jika menginginkan sesuatu
6.       Sering kali saya kehilangan kesempatan emas menulis sesuatu dalam pikiran saya. Namun, dengan mudahnya hal itu terlupa sampai saya sama sekali tidak dapat mengingatnya. Hanya karena saya melamun.
7.       Sering sekali saya terlihat cemberut dan tak sedap dipandang (setiap saat) sehingga banyak komentar oleh orang-orang terdekat saya. Namun, apa boleh buat? Saya hanya mengiyakan tanpa mampu berucap, betapa kalian tidak tau bagaimana kacaunya pikiran saya.
8.       Meminta bantuan itu setelah mencoba tetapi tidak bisa. Kalau belum dicoba itu malas namanya.
9.       Saya ingin orang-orang disekitar saya selalu mendukung mimpi saya. Dalam segala hal. Dalam segala situasi
10.   Mimpi buruk saya jika, impian saya tidak terwujud.
Egois memang. Namun, apa boleh buat saya sudah bilang apa bedanya dengan idealis ?
Sekali lagi, saya hanya seorang remja yang labil.
 
***
MNMirta

Jar Of Me


Menjadi Semakin Abu-abu



Ini Sajak yang Intinya kalau Kamu Menjadi Semakin Abu-abu dalam Keterbatasanku

Dia selalu ada saat kamu menguar dari jagadku
Dia selau hadir saat aku butuh sosokmu yang abu-abu
Kenapa begitu?
Tuan, yang aku inginkan kamu.

Didekatnya aku merasa dingin dan membeku, dipeluk es terdingin yang bisa saja membunuhku
Didekatmu rasa hangat menyelimutiku, mengiringiku dengan tawa nyata akibat cinta yang menggebu
Kau, membuatku lupa akan lukaku yang lebih dari seribu. Menceritkan dongeng terindah agar duniaku hanya kamu.

Dia, menjagaku agar tetap ingat akan luka sial itu
Namun menguatkannku dalam dunia tanpa tawa yang sesungguhnya.

Kau, sampulmu bodoh berbalik dengan isi otakmu itu
Dia, sempurna membuatku tertipu dengan isi otaknya
Kau bisa minta konklusi.....
Bahwa kau, arum manis paling enak sedunia! (menurutmu)
Berada dalam toples kaca yang tak pernah mungkin aku bisa membukanya
Kamu tau? Disaat itu hanya dia yang mampu, menjagaku ada dalam ketiadaan
Sedangkan kamu, aku membutuhkamu dan kau? Bergeming pun tidak.

Sebut saja kau pohon besar dengan segala kenyamanan didunia, bergelimang segalanya yang kupuja
Namun saat ditiup angin, daunmu pun tak berayun
Itulah kau tanpa peka

Sedang dia?
Aku mengganggapnya tak ada! Tapi dia selalu ada
Ketersediaannya untukku. Bahkan tanpa aku meminta. Sadarkah kamu bahwa kau kuanggap istimewa?
Tergantung jika kau menyadarinya.

Sekedar bicara saja, jangan salahkan aku jika kembali mencintainya

Maafkan Tuan, Aku mengecewakan mu



<3 mirta

20120514

The Way My Day


Hampa Ini Mati Rasa

Saat anda tiba-tiba datang kembali dan berkata setuju. Akan ribaun cerita tentang hal yang baru.
kamu datang menyusup dalam sel-sel syaraf rapuhku.
Meneggelamkan diriku dengan soda sendu yang selama ini kunikmati. Sendiri.

Yang sekian lama menggerogoti dengan rasa nyaman, namun mematikan.


Hingga saatnya kamu datang pada seorang cenayang cantik pembawa bola antik,
"Bola bola kristal, siapakah pemilik hati sang gagah ini?" sembari melengok kepada sang peminta, sang peramal jatuh hati. Amibisi datang untuk memiliki. Sekilat. kalian menghilang dalam kabut gelap dengan senyawa senyap, pengap. Apa itu salahmu?



Saya disini, pujangga. menanti seorang yang telah salah arah hingga pergi untuk selamanya.
Dengan segala kebodohan, jantung ini setia menunggu. Karna separuh dari bagiannya telah pergi melampaui batas yang megentas luas. 

Lalu? untuk apa aku menunggu? Apa yang kumau?

Aku hanya ingin memeluk yang nyata, bukan semu. Tak lebih dari itu.





Tolong sayang, saya hanya malas memeluk tanda yang hanya bekas.

20120427

Untukmu Sluruh Nafas Ini

Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Aku tak akan lupa tak akan pernah bisa
Tentang apa yang harus memisahkan kita

Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini

Kita telah lewati rasa yang pernah mati
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku

Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini

Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini

Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu hooo..)
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Ini yang terakhir, dan ini yang terakhir
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi

Jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku)
Kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali)
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini

Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini

20120424

Tentang Jurang dan Jembatan Hitam



Kita memang tidak akan pernah bisa bersatu. Karena garis tanganku ini tetap bersilang. Aku bisa memberikan jembatan hitam sebagai penghubung keduanya. Tetapi hitam tetap 
hitam. Tak akan pernah benar menjadi putih.

Selama ini, kita bersama membangun jembatan hitam yang sudah pasti akan roboh. Kita berdua tau akan kepastian itu. Dan ketika saya memperkuat diri, kau mulai mundur, menggendorkan syaraf-syaraf pusatmu, mengosongkan amunisimu, melucuti kekuatanmu.

Lambat laun, jembatan hitam yang dibangun diatas perbedaan itu roboh.

Kau limbung. Kau bilang tak sanggup, tak mampu dan teruka. Kau takut rasa sakit. Tapi disampingmu aku terus jadi pemandu sorak paling gaduh, tak mengaduh menjadi sayapmu. Kita bangun bersama lagi jembatan hitam yang lebih kuat. Dan tragedi tetaplah tragedi.

Sesalku memang diakhir. Karna dari sanalah kata sesal berawal. Selama rentannya jembatan dan jantungmu roboh, aku bermain dan berayun-ayun diatas jembatan kelabu ini. Aku memang bodoh.

Hingga,
semalam roboh Sayang.
Semalam hanyut dan menghilang. Kau bilang tak sanggup mempertahankan jembatan kita lagi. Kau tak bisa menetapkan hatimu pada jurang kuisoner ini. Aku diam.

Satu,
Dua,
Tiga,

Akhirnya. 
Sang Jembatan benar-benar roboh. Kau lebih memilih pergi. Aku berdiam kaku, membeku. Kita di ujung yang beda kini. Di kedua sisi jurang yang bernama perbedaaan.



#mirta

once upon a domo


GBye

Morning Bloggy :]


Maaf deh selama ini saya ngilang hehe. Tau kenapa? (pasti enggak). Jadi gini, sebulanan lebih terakhir ini saya sedang menetap didunia nyata untuk mempelajari apa itu cinta. Haha just the way I'm :D.

Okay. Anda boleh sebut saya abal. Boleh sebut saya sok. Apa ajalah. Yah. karena memang saya pantas mendapatkan julukan 'terhormat' itu hoho. Ewwh~ mulai dai mana yaa ?
BEGINI
Inget Monster Kue ? yah beberapa post saya bahas dia. Bloggy........
I'M BR0KE WITH HIM !!!!!!!!!!! hahaha

The REASON is very SIMPLE :)
Saya pernah bilang kalo jodoh nggak kemana kan ? Kayaknya perlu ada ralat deh ^^ Well, emang sih kalo udah BEDA ya emang ga bisa dipertahankan. So, SAYA MEMANG SALAH. Saya bukan salah mencintai orang, tapi saya salah memutuskan sebuah tindakan yang sekarang jadi fatal karna ahirnya nggak ada yang bahagia :3

OK All :mumumumu

Jika Adele bilang never mine i'll fine someone like you. Kalo aku sih NGGAK AKAN MAU MENEMUKAN ORANG MACAM KAU LAGI. Haha XD serius men X) ini bener. Cuma ngasih tau saja yaa : jangan pernah ikutin jejak saya deh :0 kecuali anda punya hati setegar batu karang XD 

Thanks :)




#Menagis adalah cara paling ampuh untuk meredakan rasa sakit. Jadi bila kau sulit menangis saat jantung itu terluka, aku mengerti betapa sakit rasanya.

GB<3CBHRP
 

20120403

ingat, duniamu tak lebih besar dari tempurung kelapa itu. this note to MAMD

bam

Kalo ada pernyataan

Saya lebih suka berada dalam suatu golongan dimana saya lebih dianggap ada dan dihormati dari pada berada dalam suatu golongan yang tidak mengganggap keberadaan saya. Serius, saya lebih memilih pernyataan pertama. Saya seperti itu. Saya lebih giat bekerja pada golongan pertama. Karna begitulah manusia.

20120317

Vila Kokoh di Era Senja

vila kokoh di era senja


ini tentang vila itu yang berdiri kokoh di pojokan lereng itu

bangunan besar gaya victoria yang bagus, menurutku

jatuhnya puing

jadi reliku dalam sulaman jantung yang bergema

jatuh dalam bayangan angin tak berpaling pada air jernih didalam, hatiku



vila kokoh itu terus mengundangku masuk

semakin kedalam semakin betah, siapa yang ingin pulang?

tetap pada lingkaran itu dan tak pernah kembali dalam jalan nyata



vila kokoh itu mengingatkan aku pula,

pada hari senja, pada hari senja ketika raga ini tak sanggup lagi berkelit, berlari dari jalan nyata

cahayanya bagus, bagus sekali

menyilaukan segalanya, mengingatkan aku tentang segalanya, yang nyata.



vila kokoh di era senja,

tak akan sekokoh dulu semasa muda


Mirta dengan cinta,

20120305

Ramen Oh Ramen

Sumpah! pengen. bukan uang beli di Indomaret! tapai yang ASLI. Aku pengan yang langsung dari jepun!!!! :huaaa

.

Jangan terlalu percaya omongan saya yaa =D
Ntar kalo sakit ssuussaah cari obatnya

20120304

Pemimpin atau Pemimpi ?

Bukan perkara mudah untuk memimpin. Butuh kekuatan dan keyaninan tinggi untuk menjadi yang di depan. Tetapi bukan mustahil jika kita mampu.

Inilah sepenggal kalimat yang harusnya di tanam pada setiap hati. Tekad dan percaya diri menjadi kunci sukses sebuah pencapaian. Tak ada yang tak bisa jika kita mau, tak ada yang tak bisa bila kita berusaha.

Apa itu memimpin? Siapa gerangan pemimpi
n itu? Sudah sering pertanyaan ini terbengkalai karena mereka hanya menganggapnya sepele. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, keluarga, lingkungan, maupun kehidupan sosial dan negerinya.

Bagaimana cara untuk menjadi pemimpin yang baik dan bijaksana?

Salah satu sebab perlu diadakannya kaderisasi adalah agar calon pengurus generasi selanjutnya mengetahui cara untuk mengatur tempat dan dirinya dalam menciptakan situasi yang kondusif. Kreatif dan inovatif sangat perlu untuk memberi perubahan yang lebih hebat. Seorang yang bisa menempatkan diri dalam berbagai situasi merupakan ciri profesionalitas yang dimiliki orang tersebut.
Hal ini didasarkan pada regenerasi yang sedang marak akhir-akhir ini. Untuk lingkungan gue (sekolah), regenarasi sedang ramai diperbincangkan. Setiap organisasi membutuhkan pemimpin baru yang kuat, cerdas, solid, dan tekun. Pilihan akan jatuh pada yang terbaik, semua akan berjalan seiring timbulnya keyakinan serta kepercayaan. Kita tidak akan tau hasilnya tanpa mencoba.

Hampir semua ekskul telah melakukan STAK (Serah Terima Alih Kepengurusan), dimana para pengurus pada periode 2009/2010 akan digantikan dengan pengurus baru untuk periode 2010/2011. Inilah yang kita sebut regenerasi.

Tak ada manusia yang sempurna, semua memiliki keterbatasan. Sama halnya dengan memilih pemimpin yang cocok. Tidak semua orang bisa dengan mudah percaya, butuh beberapa pertimbangan dalam menentukan yang terbaik. Terkadang kita butuh otak si A, tapi kita juga butuh kerja keras si B. Sedangkan tidak ada orang yang memiliki keduanya. Apa yang akan kita lakukan? Waktu yang akan menjawab.

Seorang pemimpin harus memikirkan mana posisi terbaik hingga 2-3 langkah ke depan. Semakin jauh pencapaian yang direncanakan, semakin tinggi tingkat pemikiran seseorang terlatih dan berk
embang. If it ain't broken, BREAK IT!

Untuk yang pengen banget jadi pemimpin, teruslah belajar dan tingkatkan pengetahuan yang dimiliki, asah daya ingat serta keterampian berkomunikasi, bersikap rasional dan objektif, jadilah pendengar yang baik, tegas, berani, dan berorientasi masa depan.

Presiden SBY pernah bilang,
"Quick to see, quick to decide, quick to take action."
"Hope for the best, but expect for the worst."
Remember, life is not about finding yourself. It's about creating yourself.


Semoga Sukses,

Tentang Hujan awal Maret

cara marah yang baik ketika masalah datang dari dalam rumah : diam kemudian lari lalu tuluskan datu kata yang paling mewakili perasaanmu saat itu dengan font paling besar sesuai jangkauan tanganmu selanjutnya robeklah kertas tsbt mjdi beberapa bagian yang tidak akan pernah kau temui lagi. (https://www.facebook.com/MNMirta)




Hujan ini mewakili seluruh imajiku


semua rasa dalam rongga tubuh menyelimutiku seakan tak ingin cintanya terluka. 

Hujan selalu bersahabat denganku


Ingin aku kembali melebur bersamanya, seperti dulu pada mimpiku. 

Aku tak ingin dia terluka, begitu kita saling menjaga. 

Karena dia kembaranku, mewakili seluruh imajiku yang rontok. Mewakili hancurnya hatiku. Menempatkan 

diri sebagai airmataku. Sama sekali iya


Sebaiknya, aku berduka. Ikut hancur menjadi bagian-begian kecil. 

Namun hati ini telah mengeras, sangat rapuh karna tlah terkuras dahaga. Kau tau? dahaga akan pembalasan 

dendam yang membara.


Aku tau, aku sangat hancur. Tapi aku belum mati, tidak untuk hari ini.



Jombang, 05 Maret 2012
Waktu  : 13.04 WIB