20120524

Hujan Januari

Hujan di bulan Januari itu aku.
Bersikeras menjatuhi kamu yang kini menanti cahaya.

Lalu aku marah. Menyusup di gumpalan awan, membuatnya hitam.
Kemudian menciptakan kilatan-kilatan serta halilintar, membanjiri kamu dengan tangisan.

Hujan di bulan Januari itu aku.
Tak diharapkan lagi datang, tapi tetap tegas menantang.

Aku terlalu takut kamu beyemu sinar, yang akan membawamu pada panas berkepanjangan.
Dan aku menggelegar, sampai khatulistiwa di nadimu terbakar.

Hujan di bulan Januari itu aku, yang merajuk karena cemburu.
Rasa yang turun rintik-rintik didadaku, menjelma deras saat kamu tetap membatu.

Jika kau lihat hujan deras diluar sana, itu adalah rinduku yang tak kau tengok kala gerimis..

Human (One) Ksatria

Melihatmu pergi dengan mudahnya meninggalkanku, 

Kamu memaafkanku tapi Aku tau kau tak akan pernah lupa

akan kesalahan fatal yang terlah terjadi. Aku.

Membuat cerita kosong berisi bualan malu, dahulu. Sudah lama Sayang

tapi rasa itu membeku

Hina. Sampai saat ini. Hina

Aku ingin kamu memaafkanku dengan sungguh-sungguhnya maaf

Aku ingin kamu kembali pada imaji kita dulu, 

Aku mohon karna kamu pujangga pertama dalm hidupku

Dan aku inginkan kamu untuk yaang terakhir.

Aku mohon maafkan aku, kembali padaku

Aku Sakit parah, jantungku terluka


Tanyakan padaku rasa sakit itu, kembalilah padaku seperti tiga tahun lalu Ksatria

Cahaya menunggumu,

Aku Itu

Apa perasaanmu ketika tidak diinginkan di berbagai sudut?
Menjadi barang haram di berbagai benua?
Menjadi pantangan yang patut di hindari?
Menjadi segalanya yang perlu diabaikan, dan itu..
AKU

Setidaknya itu perasaanku.

Loyal bukan Rich




Kamu nggak perlu cari rich man. Kamu hanya perlu cari yang loyal. Bukan hanya loyal masalah materi, segalanya terlebih masalah hati

Salah sati kutipan yang beberapa hari yang lalu saya dengar. Mungkin terdengar sedikir abal memang. Namun merurut saya kutipan ini mengena. Langsung pada intinya *curcol.
Hahaha yah, buat apa saya tertarik pada satu kutipan kalo memang nggak sesuai dg hidup sndiri. Yes, itu pengalaman saya kalo boleh dikata . Oleh karna itu, saya ingin membuat kutiipan tsbt mjd sebuah cerita pendek. Yang tentunya, menjadi kisah nyta saya hihi

Here..

20120522

Aku Selalu Suka Hujan

 Ah hujan. Aku selalu suka hujan. Hujan itu waktu yang tepat untuk melamun. Melamunkan bulir-bulir kenangan yang turun bersama air dari langit.
Hingga akhirnya gravitasi membuatnya menghujam tanah, bentuknya seperti jarum. Begitu terasa menusuk dan sakit walau sedikit. Membuat terhenyak walau sejenak.
Seperti biasa. Aku melamun duduk di sofa, menatap kaca jendela, tepat didepannya, menyaksikan air turun menyusuri. Bagai melihat sebuah film, film berjudul namamu. Semua hanya wajahmu yang terproyeksikan.
Hingga akhirnya hujan reda, yang tersisa hanyalah hujan yang baru. Dimataku,  karena rindu.
Bagaimana mungkin hadir lagi pelangi dihati yang basah ini? Sedangkan kamu, sang mentari, pergi dibayangi awan kelabu penutup mimpi. Kembalilah.... Buat mataku berwarna lagi.

Abal #Abikan


 “Ini bukan puisi, juga bukan ilusi. Ini adalah sebuah catatan hati. Berupa celoteh sehari-hari. Berceloteh seperti bayi. Ya, ini adalah sebuah Diary”
 
Ini bukan sepuluh hal tentang saya. Namun, hanya sekilas di kepala saya tentang saya saaat ini.
Hei, saya seorang remaja yang labil bukan?
 
1.       Dimatamu *** kukira, semua yang kuucap terlihat pedas. Kelihatannya sih. Haha
2.       Saya suka memainkan kata. Terutama, jika seseorang larut dalam cerita saya. Apalagi     lebih dari satu orang yang hadir dan mencoba usil dengan imajinasi saya. Hwaha. Sekali lo masuk lo nggak bisa keluar !
3.       Semua orang bilang, saya adalah seoarang dengan egoisme yang tinggi. Namun, mereka tak tahu. Menurut saya egoisme dan idealisme terpisahkan oleh selaput batin  yang sangaat tipis.
4.       Faktanya. Saya sangat sulit sekali (haha over) membadakan antara dunia nyata dan khayalan (penyakit memang).
5.       Secara nyata. Saya memang seorang yang keras kepala a.k.a teguh pendirian jika menginginkan sesuatu
6.       Sering kali saya kehilangan kesempatan emas menulis sesuatu dalam pikiran saya. Namun, dengan mudahnya hal itu terlupa sampai saya sama sekali tidak dapat mengingatnya. Hanya karena saya melamun.
7.       Sering sekali saya terlihat cemberut dan tak sedap dipandang (setiap saat) sehingga banyak komentar oleh orang-orang terdekat saya. Namun, apa boleh buat? Saya hanya mengiyakan tanpa mampu berucap, betapa kalian tidak tau bagaimana kacaunya pikiran saya.
8.       Meminta bantuan itu setelah mencoba tetapi tidak bisa. Kalau belum dicoba itu malas namanya.
9.       Saya ingin orang-orang disekitar saya selalu mendukung mimpi saya. Dalam segala hal. Dalam segala situasi
10.   Mimpi buruk saya jika, impian saya tidak terwujud.
Egois memang. Namun, apa boleh buat saya sudah bilang apa bedanya dengan idealis ?
Sekali lagi, saya hanya seorang remja yang labil.
 
***
MNMirta

Jar Of Me


Menjadi Semakin Abu-abu



Ini Sajak yang Intinya kalau Kamu Menjadi Semakin Abu-abu dalam Keterbatasanku

Dia selalu ada saat kamu menguar dari jagadku
Dia selau hadir saat aku butuh sosokmu yang abu-abu
Kenapa begitu?
Tuan, yang aku inginkan kamu.

Didekatnya aku merasa dingin dan membeku, dipeluk es terdingin yang bisa saja membunuhku
Didekatmu rasa hangat menyelimutiku, mengiringiku dengan tawa nyata akibat cinta yang menggebu
Kau, membuatku lupa akan lukaku yang lebih dari seribu. Menceritkan dongeng terindah agar duniaku hanya kamu.

Dia, menjagaku agar tetap ingat akan luka sial itu
Namun menguatkannku dalam dunia tanpa tawa yang sesungguhnya.

Kau, sampulmu bodoh berbalik dengan isi otakmu itu
Dia, sempurna membuatku tertipu dengan isi otaknya
Kau bisa minta konklusi.....
Bahwa kau, arum manis paling enak sedunia! (menurutmu)
Berada dalam toples kaca yang tak pernah mungkin aku bisa membukanya
Kamu tau? Disaat itu hanya dia yang mampu, menjagaku ada dalam ketiadaan
Sedangkan kamu, aku membutuhkamu dan kau? Bergeming pun tidak.

Sebut saja kau pohon besar dengan segala kenyamanan didunia, bergelimang segalanya yang kupuja
Namun saat ditiup angin, daunmu pun tak berayun
Itulah kau tanpa peka

Sedang dia?
Aku mengganggapnya tak ada! Tapi dia selalu ada
Ketersediaannya untukku. Bahkan tanpa aku meminta. Sadarkah kamu bahwa kau kuanggap istimewa?
Tergantung jika kau menyadarinya.

Sekedar bicara saja, jangan salahkan aku jika kembali mencintainya

Maafkan Tuan, Aku mengecewakan mu



<3 mirta

20120514

The Way My Day


Hampa Ini Mati Rasa

Saat anda tiba-tiba datang kembali dan berkata setuju. Akan ribaun cerita tentang hal yang baru.
kamu datang menyusup dalam sel-sel syaraf rapuhku.
Meneggelamkan diriku dengan soda sendu yang selama ini kunikmati. Sendiri.

Yang sekian lama menggerogoti dengan rasa nyaman, namun mematikan.


Hingga saatnya kamu datang pada seorang cenayang cantik pembawa bola antik,
"Bola bola kristal, siapakah pemilik hati sang gagah ini?" sembari melengok kepada sang peminta, sang peramal jatuh hati. Amibisi datang untuk memiliki. Sekilat. kalian menghilang dalam kabut gelap dengan senyawa senyap, pengap. Apa itu salahmu?



Saya disini, pujangga. menanti seorang yang telah salah arah hingga pergi untuk selamanya.
Dengan segala kebodohan, jantung ini setia menunggu. Karna separuh dari bagiannya telah pergi melampaui batas yang megentas luas. 

Lalu? untuk apa aku menunggu? Apa yang kumau?

Aku hanya ingin memeluk yang nyata, bukan semu. Tak lebih dari itu.





Tolong sayang, saya hanya malas memeluk tanda yang hanya bekas.