20110630

hujan bulan juni versi mirta

HUJAN BULAN JUNI



Masa yang terasa beda

Tentang kamu tak lagi ada untukku. Tentang waktu tak sudi henti dirimu
Ini adalah sebuah lingkaran waktu

Usai, tlah cukup rapuh asaku. Tak perlu kembali kau egoku
Sebab Kau ! Lukalah hatiku

Sendu yang berbeda
Sendu adalah sedih yang digigit sesuatu. Tergigit dirimu. Dirimu rindu

Kamu tidak tau. Kamu tidak mengerti


Akulah Sang  Ratu, untai seribu pilu
Ya. Ratu hujan untukmu bulan Juni


Kamu badaiku, kamu topanku, kaum pusaran angin yang menghantam jantungku, Ratumu.


Wahai hujan bulan juni, aku merindumu



***MNM***





note : sedikit catatan, kalo saja judul puisi ini sama (memang) dengan sebuah lagu karya Sapardi Djoko Darmono /hujan bulan juni/ tapi ini aseli buah karya saya loh.
untuk perbandingan , inilah puisi (arrange) hujan bulan juni-nya Sapardi Djoko Darmono. :)



Hujan Bulan Juni
Sapardi Djoko Damono


tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu



----------

keliatan bedanya khan ? ahahaha =D
keliat jelek buanget dibanding poetry nya sang maestro hehe

okay !
akhirul kalam..
C&C sangat ditunggu (^^V

Tidak ada komentar:

Posting Komentar