Inilah sepenggal kalimat yang harusnya di tanam pada setiap hati. Tekad dan percaya diri menjadi kunci sukses sebuah pencapaian. Tak ada yang tak bisa jika kita mau, tak ada yang tak bisa bila kita berusaha.
Apa itu memimpin? Siapa gerangan pemimpin itu? Sudah sering pertanyaan ini terbengkalai karena mereka hanya menganggapnya sepele. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, keluarga, lingkungan, maupun kehidupan sosial dan negerinya.
Bagaimana cara untuk menjadi pemimpin yang baik dan bijaksana?
Salah satu sebab perlu diadakannya kaderisasi adalah agar calon pengurus generasi selanjutnya mengetahui cara untuk mengatur tempat dan dirinya dalam menciptakan situasi yang kondusif. Kreatif dan inovatif sangat perlu untuk memberi perubahan yang lebih hebat. Seorang yang bisa menempatkan diri dalam berbagai situasi merupakan ciri profesionalitas yang dimiliki orang tersebut.Hal ini didasarkan pada regenerasi yang sedang marak akhir-akhir ini. Untuk lingkungan gue (sekolah), regenarasi sedang ramai diperbincangkan. Setiap organisasi membutuhkan pemimpin baru yang kuat, cerdas, solid, dan tekun. Pilihan akan jatuh pada yang terbaik, semua akan berjalan seiring timbulnya keyakinan serta kepercayaan. Kita tidak akan tau hasilnya tanpa mencoba.
Hampir semua ekskul telah melakukan STAK (Serah Terima Alih Kepengurusan), dimana para pengurus pada periode 2009/2010 akan digantikan dengan pengurus baru untuk periode 2010/2011. Inilah yang kita sebut regenerasi.
Tak ada manusia yang sempurna, semua memiliki keterbatasan. Sama halnya dengan memilih pemimpin yang cocok. Tidak semua orang bisa dengan mudah percaya, butuh beberapa pertimbangan dalam menentukan yang terbaik. Terkadang kita butuh otak si A, tapi kita juga butuh kerja keras si B. Sedangkan tidak ada orang yang memiliki keduanya. Apa yang akan kita lakukan? Waktu yang akan menjawab.
Seorang pemimpin harus memikirkan mana posisi terbaik hingga 2-3 langkah ke depan. Semakin jauh pencapaian yang direncanakan, semakin tinggi tingkat pemikiran seseorang terlatih dan berkembang. If it ain't broken, BREAK IT!
Untuk yang pengen banget jadi pemimpin, teruslah belajar dan tingkatkan pengetahuan yang dimiliki, asah daya ingat serta keterampian berkomunikasi, bersikap rasional dan objektif, jadilah pendengar yang baik, tegas, berani, dan berorientasi masa depan.
Presiden SBY pernah bilang,"Quick to see, quick to decide, quick to take action."
"Hope for the best, but expect for the worst."
Remember, life is not about finding yourself. It's about creating yourself.
Semoga Sukses,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar