Ini sajak yang intinya kalau kamu menjadi semakin abu-abu
dalam keterbatasanku
Dia selalu ada saat kamu menguar dari jagadku
Dia selau hadir saat aku butuh sosokmu yang abu-abu
Kenapa begitu?
Tuan, yang aku inginkan kamu.
Didekatnya aku merasa dingin dan membeku, dipeluk es
terdingin yang bisa membunuhku.
Didekatmu rasa hangat menyelimutiku, mengiringiku dengan tawa
nyata akibat cinta yang menggebu.
Kau, membuatku lupa akan lukaku yang lebih dari seribu.
Menceritkan dongeng terindah agar duniaku hanya kamu.
Dia, menjagaku agar tetap ingat akan luka sial itu. Sekaligus
menguatkannku dalam dunia tanpa tawa yang sesungguhnya.
Kau, sampulmu bodoh berbalik deengan isi otakmu itu.
Dia, sempurna membuatku tertipu dengan isi otaknya.
Kau bisa minta konklusi.....,
Bahwa kau, arum manis paling enak sedunia! Berada dalam toples kaca yang tak
pernah mungkin aku bisa membukanya.
Kamu tau? Disaat itu hanya dia yang mampu, menjagaku ada
dalam ketiadaan. Sedangkan kamu, aku membutuhkamu dan kau? Bergeming pun tidak.
Sebut saja kau pohon besar dengan segala kenyamanan didunia, bergelimang
segalanya yang kupuja.
Namun saat ditiup angin, daunmu pun tak berayun
Itulah kau tanpa peka
Sedang dia?
Aku mengganggapnya tak ada! Tapi dia selalu ada.
Ketersediaannya untukku. Bahkan tanpa aku meminta. Sadarkah
kamu bahwa kau kuanggap istimewa?
Tergantung jika kau menyadarinya .
Sekedar bicara saja, jangan salahkan aku jika kembali
mencintainya.
Maafkan Tuan. Aku mengecewakan mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar