Halo. Selamat sore angan-angan. Kami di sini hanya sekadar mengingatkan, apa yang menjadi mimpi haruslah dipertahankan. Sudilah berkorban. Mimpi merupakan hasil orbitan angan-angan yang terkumpul dalam satu database otak kiri. Sebuah kumulatif dari mesin kreatif atas apa yang diingini. Pada akhirnya, folder itu haruslah memiliki misi. Entah cuma dibiarkan usang di pojok sel otak atau di buka di wujudkan. Dan disini, pada sebuah situs bersejarah Saya memulai kembali mimpi. Mengelompokkan angan-angan yang lalu lalang setiap hari. Mana yang akan direalisasikan, mana yang akan di simpan terlebih dahulu. Tersusun rapi dalam folder-folder dengan sticky notes berbeda. Menunggu di buka dan terjadi. Maka manakala ada saja yang nyinyir menganggap folder-folder itu terlalu berlebihan, saya pasti diam saja. Diam dan berpikir. Mengingatkan dalam hati bahwa mengumpulkan anganan menjadi mimpi yang tersusun sistematis itu tidaklah mudah. Butuh kontempelasi yang tinggi untuk membuatnya ada. Dan yang pasti membutuhkan energi ekstra untuk memwujudkan eksistensinya. Jadi, untuk apa membuang energi percuma untuk prasangka dengki? Saya rasa saya tidak akan pernah peduli. Pada manusia yang mengomentari mimpi, tapi bukan miliknya sendiri. Sudah, pulanglah dan tidur. Makan yang banyak dan minum jus (saran saya, jus wortel). Koleksilah energi untuk mengelompokkan angan-angan. Supaya jadi itu mimpi punya sendiri.
Agar tidak dengki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar